A. Atletik
Atletik merupakan olahraga yang telah ada dari zaman Yunani Kuno. Banyak pihak yang mengatakan bahwa atletik merupakan olahraga tertua. Atletik merupakan beberapa macam cabang nomor yang diperlombakan meliputi lari, lompat, dan lempar. Pada pembelajaran kali ini kita akan mempelajari atletik cabang nomor tolak peluru dan lompat jauh.
1. Atletik Cabang Tolak Peluru
Tolak peluru adalah suatu bentuk gerakan menolak atau mendorong suatu alat bundar ( peluru ) dengan berat tertentu yang terbuat dari logam, yang di lakukan dari bahu dengan satu tangan untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya.
a. Asal Mula Tolak Peluru
Pada awalnya, kegiatan ini diselenggarakan dengan menggunakan bola batu. Sementara kegiatan pertama ang menggambarkan tolak peluru modern, tampaknya terjadi di zaman pertengahan ketika serdadu menyelenggarakan pertandingan dengan melempr beban yang disebut canon balls atau peluru meriam.
Pertandingan tolak peluru tercatat pada awal abad ke 19 di Scoclandia dan bagian dari kejuaraan amatir I Inggris tahun 1866. Tolak peluru merupakan even olimpiade modern asli yang diadakan di Athena, Yunani 1896.
b. Perlengkapan Tolak Peluru
Macam-macam perlengkapan yang dibutuhkan dalam olahraga tolak peluru :
1) Lapangan tolak peluru
2) Roll meter
3) Bendera kecil
4) Kapur/ tali rapia
5) Peluru
c. Prinsip Dasar Teknik Tolak Peluru
Beberapa prinsip dasar dalam melakukan teknik tolak peluru, anatara lain sebagai berikut :
1) Prinsip dasar memegang peluru
2) Prinsip dasar meletakan peluru pada bahu
3) Prinsip dasar menolak peluru
4) Prinsip dasar gerakan setelah akhir menolak
d. Peraturan Dalam Tolak Peluru
Dalam tolak peluru ada beberapa peraturan yang harus diperhatikan, meliputi ketentuan diskualifikasi, hal yang disarankan, serta hal yang harus dihindari.
1) Ketentuan diskualifikasi dalam tolak peluru
2) Hal yang disarankan dalam tolak peluru
3) Hal yang harus dihindari dalam tolak peluru
2. Pembelajaran Atletik Cabang Lompat Jauh
Lompat jauh merupakan salah satu nomor lompat dalam olahraga atletik yang mana pelompat menggabungkan kecepatan, kekuatan, dan ketangkasan dalam upaya melompat sejauh-jauhnya dari papan tolakan.
a. Asal mula lompat jauh
Lompat jauh adalah salah satu dari peristiwa-peristiwa asli pancalomba Olimpiade di Yunani Kuno. Semua peristiwa yang terjadi di Olimpiade pada awalnya seharusnya bertindak sebagai bentuk pelatihan untuk perang. Lompat jauh muncul mungkin karena mencerminkan persimpangan rintangan., seperti sungai dan jurang. Lompat jauh telah menjadi bagian dari kompetisi Olimpiade modern sejak lahrnya Olmpiade pada tahun 1896. Pada 1914, Dr. harry Eaton Stewart merekomendaasikan “luas berlari melompat” sebagai standar acara trek dan lapangan bagi perempuan. Namun, hal itu tidak sampai tahun 1928 bahawa perempuan diperbolehkan untuk bersaing dalam even di tingkat Olimpiade.
b. Perlengkapan lompat jauh
Perlengkapan yang dibutuhkan sebagai berikut:
1) Lorong larian
2) Papan pelepas
3) Lapangan lompat jauh/tempat pendaratan
4) Pita pengukur
5) Kasut berpaku ( spike )
6) Bendera isyarat
c. Prinsip dasar teknik lompat jauh
Beberapa prinsip dasar dalam melakukan lompat jauh, antara lain sebagaia berikut:
1. Tahap awal lompat jauh
2. Tahap tolakan lompat jauh
3. Tahap melayang di udara
4. Aktivitas pendaratan lompat jauh
B. Bela Diri Pencak Silat
Pencak silat adalah cabang olahraga yang berbentuk beladiri. Pencak silat berasal dari Indonesia yang memiliki beberapa macam gerak dasar. Gerakan dasar pencak silat meliputi hindari/elakan, tangkisan, pukulan, dan tendangan.
1. Prinsip Dasar Pukulan Beladiri Pencak Silat
Dalam olahrag pencak silat, pukulan adalah berbagai macam teknik serangan yang dilakukan dengan mempergunakan tangan kosong sebagai komponennya. Pada prinsipnya segala teknik pukulan yang terdapat dalam pencak silat (dalam bentuk apapun) boleh dipergunakan untuk menyerang bagian-bagian tubuh lawan yang disahkan untuk diserang dalam upaya memperoleh angka.
a. Pukulan depan
Pukulan depan adalah pukulan yang dilakukan dengan lintasan lurus ke depan. Pukulan depan dapat dilakukan dalam dua sikap tubuh yang berbeda, yaitu pukulan depan dengan posisi tngan yang digunakan untuk menyerang sejajar dengan posisi kaki yang berada didepa, dan pukulan depan dengan posisi tangan yang tidak sejajar dengan kaki depan.
b. Pukulan sangka/bandul
pukulan sangka/bandul yaitu pukulan yang dlakukan dengan posisi tangan ditekuk ( ± 90o ). Lintasan pukulan adalah tanga diayun dari bawah ke atas.
c. Pukulan samping
Perkenaan dari teknik pukulan samping ini adalah punggung tangan. Adapun lintasannya dari samping dalam tubuh pesilat kea rah luar tubuh pesilat.
d. Pukulan lingkar
Pukulan lingkar adalah pukulan yang dilakukan dengan lintasan pukulan dari arah samping luar tubuh pesilat menuju ke arah dalam tubuh pesilat.
2. Variasi dan Kombinasi Aktivitas Beladiri Pencak Silat
Berikut ini bentuk variasi dan kombinasi aktivitas beladiri dalam pencak silat:
a. Prinsip dasar pukulan depan
Pukulan depan adalah teknik pukulan yang dilakukan dengan cara meluruskan lengan ke arah depan dengan posisi telapak tangan mengepal. Sasaran pukulan depan adalah pada bagian dada lawan. Adapun tahapan dalam melakukan teknik pukulan depan, yaitu sebagai berikut:
1) Pesilat melakukan sikap kuda-kuda tengah, kedua lengan disamping pinggang.
2) Gerakan selanjutnya adalah meluruskan lengan ke arah depan dengan posisi telapak tangan mengepal.
3) Posisi badan dipertahankan tegak, pandangan lurus ke depan, dan kuda-kuda tetap dipertahankan.
4) Fokuskan pada kuda-kuda dan pukuln depan.
b. Prinsip dasar pukulan bandul bawah
Pukulan bandul bawah adalah teknik pukulan yang dilakukan dengan cara mengayun kan lengan menggunakan lintasan dari bawah. Tahapan dalam melakukan teknik pukulan depan yaiut sabagai berikut:
1) Pesilat melakukan sikap kuda-kuda tengah, kedua lengan disamping pinggang.
2) Gerakan selanjutnya adalah mengayunkan lengan dari bawah ke arah ulu hati lawan dengan posisi telapak tangan mengepal.
3) Posisi badan mengikuti arah gerakan lengan, pandangan lurus ke depan, dan telapak kaki yang sejajar dengan lengan pemukul diusahakan jinjit.
4) Fokuskan pada gerakan kuda-kuda dan pukulan bandul bawah.
c. Prinsip dasar pukulan bandul atas
Pukula bandul atas adalah teknik pukulan yang dilakukan dengan cara mengayunkan lengan menggunakan lintasan dari samping atas, telapak tangan mengepal, dan sasaran pukulan adalah pada bagian pelipis. Tahapan dalam melakukan teknik pukulan depan, sebagai berikut:
1) Pesilat melakukan kuda-kuda tengah, kedua lengan di samping pinggang.
2) Gerakan selanjutnya adlah mengayunkan lengan dari samping atas ke arah pelipis, telapak tangsn mengepal.
3) Posisi badan mengikuti arah gerakan lengan, pandangan lurus ke depan, dan telapak kaki yang sejajar dengan lengan pemukul diusahakan jinjit
4) Fokuskan pada gerakan kuda-kuda dan pukulan bandul atas.
BAB III
A. Pembelajarn Aktivitas Kebugaran Jasmani
Menurut muhajir kebugaran jasman adalah kesanggupan dan kemampuan tubuh melakukan penyesuaian (adaptasi) terhadap pembebasan fisik yang diberikan kepadanya tanpa menimbulkan kelelahan yang berlebihan.
1. Konsep Kelincahan ( Agility )
Kelincahan (agility) adlah kemampuan seseorang untuk dapat mengubah arah dengan cepat dan tepat pada waktu bergerak tanpa kehilangan keseimbangan.
Kelincahan merupakan salah satu kebugaran jasmani. Pengertian kebugaran jasmani adalah kemampuan atau kesanggupan seseorang untuk melakukan kerja, aktifitas sehari-hari tanpa mengalami kelelahan yang berarti, dan masih memliki cadangan tenaga untuk melakukan aktifitas lainnya.
a. Aktivitas memahami hal-hal yang memengaruhi kelincahan
Adapun factor-faktor yang memengaruhi kelincahan adalah sebagai berikut:
1) Tipe tubuh
2) Usia
3) Jenis kelamin
4) Berat badan
5) Kelelahan
b. Aktivitas latihan meningkatkan kelincahan
Kelincahan yang dimiliki oleh seseorang tdak didapat secara otomatis, melainkan perlu adanya latihan untuk meningkatkan kelincahan sesprang. Berikt bentuk aktivitas latihan meningkatkan kelincahan:
1) Latihan mengubah gerak tubuh arah lurus / lari bolak balik (shulttle run).
2) Latihan lari bolak-balik (zig-zag).
3) Latihan mengubah posisi tubuh/jongkok-berdiri (squat-thrust)
4) Latihan kelincahan bereaksi.
2. Konsep Kecepatan
Kecepatan (speed) adalah kemampuan tubuh untuk melakukan gerakan dalam waktu sesingkat-singkatnya.
Berikut unsur-unsur konsep kecepatan:
a. Latihan kecepatan (speed training)
Kemampuan diri untuk melakukan sesuatu dnegna waktu yang cepat atau sesingkat-singkatnya memerlukan latihan yang teratur.
b. Aktivitas latihan meningkatkan kecepatan
Bentuk-bentuk aktivitas latihan untuk meningkatkan kecepatan antara lain sebagai berikut:
1) Lari naik bukit
2) Lari menuruni bukit
3) Lari menaiki tangga gedung
4) Lari cepat dengan jarak 40 dan 60 meter
5) Lari dengan mengubah-ubah kecepatan
B. Aktivitas Pembelajaran Senam
Senam merupakan bentuk latihan fisik yang disusun secara berurutan dengan melibatkan gerakan-gerakan yang terpilih dan terencana guna mencapai tujuan terentu.
1. Pembelajaran melalui aktivitas senam lantai
Senam lantai adalah salah satu cabang olahraga yang mengandalkan aktivitas seluruh anggota badan baik untuk olahraga sendiri maupun unuk olahraga lain. Berikut ini penjelasan bentuk gerakan tersebut:
a. Prinsip dasar sikap kayang
Kayang adalah suatu bentuk atau sikap badan telentang yang membusur bertumpu pada kedua tangan dan kedua kaki dengan lutut. Gerakan kayang akan mudah dilakukan apabila memiliki kekuatan otot perut, punggung dan paha, memiliki kelentukan persendian bahu, ruas-ruas tulang belakang, dan persendian panggul, serta memiliki kekuatan lengan dan bahu untuk menompang.
1) Teknik gerakan kayang
Sikap kayang dapat dilakukan sebagai berikut:
a) Kayang dari sikap tidur, dan
b) Kayang dari sikap berdiri
2) Kesalahan-kesalahan dalam sikap kayang
Kesalahan yang sering dilakukan yaitu sebagai berikut:
a) Jarak kedua tangan dan kaki terlalu jauh
b) Siku-siku bengkok disebabkan kekakuan persendian siku dan bahu.
c) Badan kurang melengkung
d) Posisi kepala terlalu menengadah
e) Kurang keseimbangan
b. Prinsip dasar beridiri dengan kepala (headstand)
Berdiri dengan kepala adalah sikap tegak dengan bertumpu pada kepala dan di topang oleh kedua tangan
1) Teknik gerakan berdiri dengan kepala
a) Sikap pemulaan membungkuk bertumpu pada dahi dan tangan.
b) Angkat tungkai ke atas satu per satu bersamaan.
c) Berakhir pada sikap badan tegak, dan tungkai rapat lurus ke atas.
2) Kesalahan-kesalahan dalam melakukan gerakan headstand
a) Penempatan kedua tangan dan kepala tidak membentuk titik-titik segitiga sama sisi
b) Kekakuan pada leher, sendi bahu, perut, pinggang, dan paha
c) Otot leher kuarang kuat.
3) Cara memberi bantuan dalam gerakan headstand
a) Mengangkat dan menarik panggul
b) Menopang panggul bagi pelaku yang dapat memindahkan panggul ke depan
c) Memegang dan menahan kedua kaki pelaku.
c. Prinsip dasar berdiri
Berdiri dengan tangan adalah sikap tegak dengan bertumpu pada kedua tangan dengan badan dan tungkai lurus vertical ke atas.
1) Teknik gerakan berdiri dengan tangan
a) Sikap permulaan berdiri tegak, salah satu kaki sedikit ke depan
b) Bungkukkan badan, tangan menumpu pada matras selebar bahu lengan keras, pandangan sedikit ke depan, pantan di dorong setinggi-tingginya, tungkai depan bengkok sedangkan tungkai belakan lurus.
c) Ayunkan tungkai belakang ke atas
d) Kedua tungkai rapat dan lurus merupakan satu garis dengan badan dan lengan
e) Perhatikan keseimbangan
2) Kesalahan-kesalahan yang terjadi pada gerakan headstand
a) Pinggang terlalu melenting
b) Siku-siku bengkok
c) Penempatan tangan dilantai kurang
d) Arah jari tangan tidak ke depan dan jari tangan terlalu rapat
e) Ayunan kaki ke atas kurang baik.
3) Cara memberikan bantuan dalam gerakan headstand
a) Menompang/menahan panggul
b) Bantuan dengan menompang pada bahu dilakukan untuk pelaku
c) Bagi siswa yang belum dapat atau sukar melempar/satu kaki ke atas, dapat dilakukan pada tembok dengan dibantu mengangkat satu kaki.
d. Prinsip dasar loncat harimau
Loncat harimau atau sikap loncatan membusur dengan kedua tangan lurus ke depan pada saat dan diteruskan dengan gerakan mengguling kedepan dan sikap akhir jongkok.
2. Pembelajaran melalui aktivitas senam irama
Senam irama atau disebut juga dengan senam ritmik adlah gerakan senam yang dilakukan dengan irama music, atau latihan bebas yang dilakukan secara berirama.
a. Bentuk dan ukuran simpai
1) Simpai terbuat dari kayu, pipa alumunium, plastic atau rotan
2) Berat simpai 300 gram
3) Diameter simpai untuk dewasa sekitar 80-90 cm, untuk anak-anak kurang lebih 60-75 cm.
b. Macam-macam pegangan simpai
1) Pegangan biasa (over grip)
2) Pegangan berlwanan (under grip)
3) Pegangan dalam
4) Pegangan luar
5) Pegangan campuran
c. Aktivitas gerakan mengayun simpai
Berikut beberapa aktivitas gerakan mengayun simpai dalam senam irama:
1) Mengayun berlawanan arah dengan badan
2) Mengayun dan melontar
3) Gerakan mengayun pindah tangan didepan badan
4) Gerakan mengayun pindah tangan dibelakang badan
5) Gerakan mengayun pindah tangan di atas kepala
d. Aktivitas gerakan memutar simpai
Teknik gerakan memutar simpai yaitu sebagai berikut:
1) Memutar pada arah depan
2) Memutar ke arah sagital
3) Memutar pada arah horizontal
4) Memutar di depan lengan
5) Memutar di depan lengan
BAB IV
A. Pembelajaran Aktivitas Renang Gaya Bebas (Crawl)
Renang merupakan salah satu aktivitas olahraga yang dilakukan di dalam air.
1. Prinsip dasar mengapung
Tahap-tahap melakukan teknik mengapung dalam renang,yaitu sebagai berikut:
a. Para pemula berada didalam kolam yang dangkal/setinggi lutut
b. Kedua tangan memegang betis atau lutut, lalu duduk atau jongkok dalam air
c. Dilakukan dua sampai tiga kali untuk membiasakan tidak merasa takut berada didalam air.
d. Kedua tangan memegang dinding kolam
e. Badan telungkup di atas permukaan air dengan kedua tangan dan kaki lurus segaris dengan tubuh dan menahan nafas beberapa detik.
f. Lakukan 2-4 kali gerakan tersebut
2. Prinsip dalam meluncur
Meluncur dilakukan agar perenang terbiasa bergerak pada posisi streamline dan berada pada permukaan air. Teknik melakukan gerakan meluncur dalam renang adalah sebagai berikut:
a. Berdiri di pinggir kolam rapat dengan tembok kolam
b. Salah satu kaki di tekuk dengan telapak kaki ditapakkan pada dinding tembok
c. Kedua lengan lurus ke atas
d. Bungkukkan badan di atas permukaan air
e. Tolak dengan kaki tumpu, kemudian kaki di luruskan segaris dengan badan dan tangan.
3. Prinsip dasar teknik renang gaya bebas
a. Posisi badan renang gaya bebas
Posisi badan pada renang gaya bebas adalah telungkup datar atau streamline sehingga tahanan air dapat di tekankan sekecil mungkin.
b. Teknik gerakan kaki renang gaya bebas
Gerakan kaki pada renang gaya bebas mempunyai fungsi utama sebagai stabilisator dan sebagai alat untuk menjadikan kaki tetap tinggi dalam keadaan streamline sehingga tahanan air menjadi lebih kecil.
c. Teknik gerakan tangan renang gaya bebas
Lengan pada renang gaya bebas digerakan satu persatu dan bergantian kearah bawah, melalui tiga fase.
1. Fase menarik
2. Fase mendorong
3. Fase istirahat
d. Teknik pernafasan renang gaya bebas
Pernafasan pada renang gaya bebas sangat mempengaruhi posisi badan untuk streamline.
B. Bahaya Seks bebas dan Narkoba
Lingkungan sosial dan budaya negative merupakan factor risiko bagi remaja untuk terjebak dalam perilaku merokok, minum-minuman keras, penggunaan narkoba, seks sebelum nikah, tawuran, dan kebut-kebutan dijalan.
1. Bahaya seks bebas
Di zaman yang semakin maju, dengan teknologi modern ternyata tidak hanya membawa dampak positif, tetapi juga bisa memberikan dampak negative. Salah satu dampak negative dari teknologi computer adalah computer dimanfaatkan untuk memunculkan gambar-gambar porno, yang dapat memengaruhi sikap orang lain yang melihatnya.
a. Mengenal bahaya seks bebas
Dampak seks bebas sangat berbahaya dalam kelangsungan hidup dimasyarakat, dapat merusak moral, hukum agama, dan hukum Negara.
1) Penularan penyakit kelamin
Penyakit kelamin dalam dunia kesehatan sering disebut dengan IMS ( Infeksi Menular Seksual ). IMS adalah penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual.
2) Hamil diluar nikah
Seks bebas sangat memungkinkan erjadinya kehamilan yang tidak diinginkan.
3) Bayi lahir tanpa ayah
4) AIDS ( Acquired Immune Deficiency Syndrome ), yaitu penyakit akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh
b. Menolak budaya seks bebas
Upaya-upaya untuk menolak seks bebas, antara lain sebagai berikut:
1) Meningkatkan pemahaman dan pengenalan ajaran agama.
2) Memahami persepsi secara benar dan wajar.
3) Menghindari pengaruh lingkungan yang negative.
4) Mengisi waktu luang dengan kegiatan positif.
5) Menghindari tontonan atau gambar yang berbau porno.
2. Bahaya Narkoba Bagi Remaja
a. Pengertian narkoba
Narkoba merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika, dan bahan Adiktif lainnya. Selain narkoba, sebutan lain yang menunjukan pada ketiga zat tersebut adalah Napza, yaitu Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif. Istilah Napza biasanya lebih banyak di pakai oleh para praktisi kesehatan rehabilitas.
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penururnan atau perubahan kesadaran
Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku.
Bahan adiktif lannya adalah zat atau bahan lain bukan narkotika dan psikotropika yang berpengaruh pada kerja otak dan dapat menimbulkan ketergantungan.
b. Macam-macam narkoba
1) Methadone
2) Demerol
3) Candu
4) Morfin
5) Codeina
6) Heroin (putaw)
c. Factor yang mendorong penyalahgunaan zat dan narkotika
1) Motivasi dalam penyalahgunaan zat dan narkotika ternyata menyangkut motivasi yang berhubungan dengan keadaan individu yang mengenai aspek fisik, emosional, mental-intelektual dan interpersonal.
2) Disamping adanya motivasi individu yang menimbulkan suatu tindakan penyalahguaan zat, masih ada factor lain yang mempunyai hubungan erat dengan kondisi penyalahgunaan zat, yaitu factor sosio cultural seperti di bawah ini dan ini merupakan suasana hati menekan yang mendalam dalam diri remaja antara lain sebagai berikut:
a) Perpecahan unit keluarga seperti perceraian.
b) Pengaruh media massa
c) Meningkatnya waktu menganggur
d. Bahaya narkoba
Pada kompetensi ini akan dibahas bahaya narkoba menurut efeknya dan bahaya narkoba apabila dikonsumsi oleh remaja dan pelajar.
1) Menurut efeknya
Berikut ini bahaya narkoba menurut efeknya
a) Halusinogen
b) Stimulant
c) Depresan
d) Adiktif
2) Remaja
Masa remaja merupakan suatu fase perkembangan antara masa anak-anak dan masa dewasa. Perkembangan seseorang dalam masa anak-anak dan remaja akan membentuk perkembanagan diri orag tersebut di masa dewasa.
Pada masa remaja, justru keinginana untuk mencoba-coba, mengikuti trend dan gaya hidup, serta bersenang-senang basar sekali. Walaupun semua kecenderungan itu wajar-wajar saja, tetapi hal itu bisa juga memudahkan remja untuk terdorong menyalahgunkaan narkoba.
Masalah menjadi lebih gawat lagi bila karena penggunaan narkoba, para remaja tertular dan menularkan HIV/AIDS dikalangan remaja. Bangsa ini akan kehilangan remaja yang sangat banyak akibat penyalahgunaan narkoba dan merebaknya HIV/AIDS.
3) Pelajar
Dampak negative penyalahgunaan narkoba terhadap anak atau remaja adalah sebagai berikut:
a) Perubahan dalam sikap, dan kepribadian
b) Sering membolos, menurunnya kedisiplinan dan nilai-nilai pelajar
c) Menjadi mudah tersinggung dan cepat marah
d) Sering menguap, menganuk, malas
e) Tidak memedulikan kesehatan diri
f) Suka mencuri untuk membeli narkoba
e. Penyelesaian atau solusi
Banyak yang masih bisa dilakukan untuk mencega remaja menyalahgunakan narkoba dan membantu remaja yang sudah terjerumus penyalahgunaan narkoba. Ada tiga tingkat intervensi, yaitu sebagai berikut:
1) Primer
Sebelum penyalahgunaan terjadi, biasanya dalam bentuk pendidikan, penyebaran informasi mengenai bahaya narkoba, pendekatan melalui keluarga dll.
2) Sekunder
Pada saat penggunaan sudah terjadi dan diperlukan upaya penyembuhan
3) Tersier, yaitu upaya untuk merehabilitasi mereka yang sudah memaki dan dalam proses penyembuhan.
C. Pola Makan Sehat dan Keseimbangan Gizi
1. Pola makan sehat
Pola makan sehat adalah keteraturan makan makanan yang higienis dan bergizi dengan memperhatikan waktu dan bahan pembuatannya. Tiga kelompok fungsi utama bahan makanan berdasarkan zat-zat gizinya adalah sebagai berikut:
a) Sumber energi
Zat gizi sebagai penghasil energi, yaitu sebagai berikut:
1) Lemak, yaitu zat tenaga yang memberikan rasa gurih, harum, dan kenyang bagi makanan.
2) Karbohidrat, fungsi karbohidrat adalah sebagai sumber energi/tenaga, mengatur metabolisme, penyerapan kalsium.
b) Zat pembangun (protein)
Fungi protein adalah energi, pembangunan, pengatur, dan pembentukan enzim, antibody, hormone.
c) Zat pengatur
Zat pengatur pada tubuh, yaitu sebagai berikut:
1) Mineral
a. Zat kapur
b. Zat besi, dan
c. Yodium
2) Vitamin
a. Vitamin A, fungsinya agar kulit segar dan halus
b. Vitamin B1, fungsinya agar nafsu makan
c. Vitamin B2, berfungsi membantu sel dalam memakan zat asam
d. Vitamin B6, B12 berfungsi mencegah kurang darah
e. Vitamin C berfungsi memperkuat dinding pembuluh darah
f. Vitamin D berfungsi dalam penyerapan zat kapur.
2. Keseimbangan Gizi
Gizi adalah zat makanan pokok yang diperlukan bagi pertumbuhan dan kesehatan tubuh. Gizi seimbang harus tetap ada dalam makanan kita, gizi seimbang juga di sesuaikan dengan usia, pekerjaan, jenis kelamin, kondisi seseorang.
Menu seimbang sering disebut makanan 4 sehat 5 sempurna, yang terdiri atas sebagai berikut:
a. Makanan pokok
b. Lauk pauk
c. Sayuran
d. Buah-buahan
e. Susu
Gizi seimbang adalah susunan menu makanan yang memenuhi persyaratan berikut:
a. Cukup kalori
b. Cukup protein
c. Cukup lemak
d. Cukup vitamin dan mineral
3. Gizi tidak seimbang
Jika gizi tidak seimbang maka akan muncul berbagai penyakit, di antaranya sebagai berikut:
a. Penyakit akibat kekurangan kalori protein
b. Penyakit akibat kekurangan vitamin
4. Mengukur gizi seimbang
Untuk mengukur gizi kita seimbang atau tidak dapat dilakukan melalui pengukuran berat badan dibagi tinggi badan dinamakan Indeks Massa Tubah (IMT). IMT untuk setiap Negara berbeda.
D. Pembelajaran Manfaat Aktivitas Fisik
Aktivitas fisik adalah setiap gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot rangka yang memerlukan pengeluaran energi.
1. Manfaat Aktivitas Fisik Terhadap Kesehatan
a. Mengelola berat badan
b. Meningktkan tingkat energi
c. Memperbaiki kualitas tidur
d. Memperbaiki dan meningkatkan mood
e. Mencegah penyakit kronis
2. Macam-macam tipe aktivitas Fisik
a. Kekuatan (strength)
b. Ketahanan (endurance)
c. Kelenturan (flexibility)
E. Pembelajaran Memahami Denyut Jantung
Denyut jantung adalah jumlah denyutan jantung persatuan waktu, biasanya permenit. Denyut nadi adalah denyutan arteri dari gelombang darah yang mengalir melalui pembuluh darah sebagai akibat dari denyuan jantung.
1. Memahami denyut jantung normal
Jantung adalah organ vital dan merupakan pertahanan terakhir untuk hidup selain otak. Denyut jantung normal untuk setiap individu berbeda-beda tergantung pada kapan waktu mengukur detak jantung tersebut. Denyut jantung atau juga dikenal dengan denyut nadi adalah tanda penting dalam bidan gmedis yan gbermanfaat untuk mengevaluasi dengan cepat kesehatan atau mengethaui kebugaran seseorang secara umum.
2. Memahami cara menghitung denyut jantung secara manual
Menghitung nadi sangat penting pada waktu genting, misalnya saja pada saat ada korban pingsan.
a. Mengukur denyut nadi dipergelangan tangan
b. Mengukur denyut nadi dileher
No comments:
Post a Comment